Dalam kesempatan itu, sebagai trainer dan pembicara seminar kewirausahaan, Bambang menyampaikan materi berjudul Strategi Marketing UKM. Peserta diajak berdialog perihal masalah usaha yang sudah mereka jalankan, antara lain usaha kuliner (nasi uduk dll), laundry kiloan, pengobatan herbal dan sebagainya. Pada umumnya usaha mereka sudah berjalan dan menghasilkan laba, namun perkembangannya terasa sangat lambat bahkan sebagian merasa stagnan dan bahkan menurun akibat bertambahnya pesaing.
Bambang menyampaikan hal-hal praktis untuk mengetahui secara persis kondisi usaha mereka. Salah satunya memisahkan uang keluarga dengan uang bisnis. Catatan uang masuk dan keluar sebaiknya secara konsisten dilakukan sehingga setiap akhir bulan bisa diketahui berapa laba yang diperoleh.

Tak kalah pentingnya adalah berusaha memberdayakan orang lain. Sisihkan hasil usaha untuk investasi SDM, merekrut tenaga asisten atau karyawan baru agar berpotensi berkembang. Juga harus bermental tangan di atas. Jangan jadi pengusaha pelit. "Setiap dapat untung, sisihkan untuk bersedekah," ujarnya.
0 komentar: